Yaps, Pasar ECommerce Indonesia Mayoritas Dikuasai Asing

Hari ini ada banyak sekali media ecommerce yang gencar mempromosikan produk dan layanannya di media "jalur darat" kita. Mulai media cetak, hingga tv pula. Ambil saja brand-brand populer seperti olx, berniaga, dlsb.Memang tak bisa dipungkir, pasar ecommerce di indonesia memang sangat potensial. Dengan lebih dari 50 juta penduduk indonesia yang sudah online (data 2012), ini tentu pangsa empuk bagi siapapun. Tak terkecuali bagi perusahaan asing. Nah, tahukah Anda bahwa kebanyakan mereka perusahaan online yang gemar beriklan membanjiri media massa kita itu, ternyata bukan produk asli Indonesia, melainkan perusahaan asing yang menyasar produknya di Indonesia. Bahkan brand terkenal dengan nama yang sangat indonesia  sekalipun ternyata ada yang bukan milik perusahaan Indonesia. Sebagai salah satu bagian dari komunitas internet Indonesia, saya coba menelusuri siapakah pemilik utama dari web-web terkenal tersebut, dan hasilnya cukup mencengangkan, dari beberapa data yang didapat, ternyata hanya 2 nama terkenal yang sepertinya asli Indonesia,. Selebihnya? ternyata kebanyakan bukan. Disini saya tidak memasukkan beberapa nama populer di dunia maya seperti fjb kaskus, bhinneka, dlsb, karena mereka saya anggap tidak beriklan di media massa "darat dan udara". Penilaian utama sebagai asal negara adalah berdasarkan siapa pendiri / pemilik / pemegang saham utama,  dan dimana kantor pusat (HQ) mereka berada. Berikut kita bahas satu persatu terlebih dahulu. Kita Mulai dari bagian asing.

Perusahaan ECommerce yang Buatan / Milik Asing.

Wego.comWego-logo

Wego adalah salah satu penyedia layanan booking perjalanan mulai tiket dan hotel yang terintegrasi. Perusahaan ini belakangan banyak beriklan di beberapa spot televisi. Salah satunya yang saya amati di kompas tv. Wego didirikan tahun 2005 oleh Ross Veitch (CEO) dan Craig Hewett (CCO). Saat ini para pemegang saham mereka antara lain adalah Tiger Management, Victoria Capital dan the Crescent Point Group. Adapun markas pusat Wego sendiri berada di Singapura.

Olx.co.id (dahulu TokoBagus.com)

logo olx

Olx adalah website classified ads yang sebelumnya adalah Tokobagus. Tokobagus sendiri sebelumnya adalah milik perusahaan Indonesia, namun pada tahun 2014, kepemilikan tokobagus berpindah ke Olx. Olx (kependekan dari online exchange) adalah salah satu jaringan website classified ads yang tersebar mulai Venezuela, India, hingga Eropa. Olx ini didirikan oleh Fabrice Grinda and Alec Oxenford pada tahun 2006. Saat ini Olx dimiliki oleh perusahaan media global dan digital Naspers. Naspers sendiri berpusat di Afrika Selatan.

Lazada.co.id, Zalora.co.id, dan Lamido.co.id

logo lazada

Salah satu perusahaan yang cukup gencar beriklan, terutama juga di dunia maya, adalah lazada, zalora, dan lamido. Dengan genre retail online, ketiganya mensegmen produk yang berbeda-beda. Nama Lazada, Zalora, dan Lamido adalah brand yang dikembangkan untuk pasar di regional Asia Tenggara. Lazada dan Zalora sendiri berpusat di Malaysia, namun satu hal perlu dicatat bahwa ketiganya sebenarnya dimiliki oleh satu perusahan bernama Rocket Internet. Rocket Internet sendiri adalah perusahaan yang membawahi berbagai brand online. Lazada dan Zalora hanya salah satunya. Beberapa nama anak perusahaan Rocket internet yang sempat terdengar di INdonesia adalah Foodpanda dan Lamudi.

Elevenia.co.id

safe_image.phpPerusahaan dengan brand ambassador cinta laura ini cukup gencar membangun brand-nya di televisi. Sebagai perusahaan yang juga mensegmen pasar retail online ini merupakan proyek gabungan antara SK Planet dan XL Axiata. SK Planet sendiri adalah perusahaan asal korea selatan, dan XL Axiata, walaupun namanya cukup populer sebagai brand operator seluler, namun sebenarnya milik dari Axiata group yang berpusat di Malaysia.

Berniaga.com

logo berniaga

Melihat namanya yang sangat meng-Indonesia, berbeda dengan nama lainnya yang diatas, penulis sempat terpikir bahwa ini adalah produk lokal. Namun cukup mengejutkan bahwa berniaga.com yang sedang gencar promosi di TV ini ternyata milik Perusahaan 701 Search. Perusahaan 701 Search adalah perusahaan Joint Venture antara  Singapore Press Holdings Limited, Schibsted Media Group and Telenor Group. Masing-masing adalah perusahaan Singapura dan Norwegia. Kantor pusat Berniaga.com sendiri ada di Singapura. Selain berniaga.com 701 search juga punya situs yang serupa untuk malaysia, vietnam, dan Filipina.

Yang (Sepertinya) Buatan dan Milik Lokal

Nah, kalau diatas adalah yang produk impor, maka bersyukur bahwa kita pun masih punya produk lokal. Walaupun perlu dicatat bahwa boleh jadi ada faktor modal asing dalam keduanya (wajar) namun setidaknya dengan lokasi markas besar mereka dan pucuk pimpinan eksekutif mereka yang masih juga lokal, ini patut diapresiasi. Dua nama yang cukup tenar sedang promosi di media massa adalah Tokopedia.com dan Traveloka.com.

Traveloka.com

traveloka logoAdalah perusahaan yang fokus pada penyediaan tiket pesawat dan perjalanan. Melalui traveloka, Anda dapat melihat tarif pesawat lintas maskapai untuk rute yang sama, sekaligus melakukan booking langsugn didalamnya.  Perusahaan ini berpusat di Jakarta, dan Perusahaan ini didirikan pada 2012 oleh sekumpulan "alumni" Sillicon Valley.

Tokopedia.com

tokopedia-logoYaps, yang ini pun milik dari lokal kita punya. Didirikan oleh duo pemuda, Leontinus  Alpha Edison dan William Tanuwijaya. Tokopedia bnersifat seperti classified ads, hanya saja seluruh pembayarannya difasilitasi oleh pihak Tokopedia sehingga lebih aman. Jika Anda tahu rekber, maka kurang lebih tokopedia berperan sebagai rekber yang melayani antara merchant dan pembeli yang bertemu di tokopedia. Jadi sistemnya pembeli membeli dan membayar ke tokopedia, tokopedia memberitahukan penjual bahwa pembeli sudah transfer, penjual mengirim barang ke pembeli, dan jika tak ada masalah, maka tokopedia akan mentransfer uang ke penjualnya.

Tokopedia, Traveloka, dan East Ventures Jepang.

east venturesNamun walaupun traveloka dan tokopedia pada dasarnya adalah produk lokal, namun toh sebagai perusahaan berkembang mereka pun tidak akan bisa lepas dari namanya saham dan investor. Tercatat di keduanya terdapat perusahaan Jepang East Ventures yang turut menanamkan saham di keduanya. East Ventures sendiri memang terkenal "hobi" menyuntikkan modal untuk ditukar dalam bentuk saham kepada bisnis-bisnis startup yang ada di Asia tenggara. Traveloka dan Tokopedia hanyalah 2 diantara sekian banyak startup lain yang mendapat dana segar oleh East Ventures dan kemudian melesat perkemabngannya. ( http://www.techinasia.com/tag/east-ventures/). Namun toh walaupun memang terdapat saham asing (kami tidak bisa mendapatkan info tentang seberapa besar saham asing di mereka) setidaknya patut diapresiasi bahwa keduanya masih produk buatan lokal, dan kantornya pun berpusat di lokal juga.

Rangkuman :

Berikut adalah rangkuman kami, terkait negara asal Perusahaan Pendiri/ Pemilik website yang lagi populer beriklan di media-media Indonesia.
  • Berniaga.com : SINGAPORE
  • wego.com : SINGAPORE
  • olx.co.id : naspers, AFRIKA SELATAN
  • lazada.co.id : jp morgan & rocket internet , JERMAN
  • lamido.co.id : rocket internet, JERMAN
  • zalora.co.id : rocket internet, JERMAN
  • elevenia.co.id : SK Planet KOREA SELATAN &  XL axiata (axiata milik MALAYSIA)
  • traveloka.com :  INDONESIA
  • tokopedia.com : INDONESIA
Sumber :
  1. http://www.wego.com/about
  2. http://en.wikipedia.org/wiki/OLX
  3. http://www.crunchbase.com/organization/lazada-group
  4. http://www.crunchbase.com/organization/zalora
  5. https://www.rocket-internet.com/about
  6. http://www.elevenia.co.id/static/about-us.do
  7. http://id.wikipedia.org/wiki/Berniaga.com
  8. http://701search.com/
  9. http://blog.traveloka.com/press-release-traveloka-com-12-nov-2012/
  10. http://yogiadi.web.id/index.php/93-tekno-sharing/sharing-it/72-the-making-of-tokopedia
  11. http://east.vc/2012/

Toni Tegar Sahidi

check me di http://sepatuterakhir.com/tentang-toni-tegar-sahidi/

4 comments to “Yaps, Pasar ECommerce Indonesia Mayoritas Dikuasai Asing”

You can leave a reply or Trackback this post.
  1. Iswandi - October 2, 2015 Reply

    situs-situs seperti tokopedia bukalapak dll dapat suntikan dana besar dari investor , nah itu investor pastinya bakalan minta imbalan sama yang diberi . Kira-kira imbalannya apa ya tokopedia bukalapak cs kepada investor2 tsb ?

  2. Wawan - April 13, 2016 Reply

    Kalo ingin kaya ya harus dagang , kalo perusahaan besar ingin untung , ya harus invest. Mereka invest dalam jangka panjang , invest besar dapat provit besar. Dlm beberapa tahun udah BEP, tahun berikut hanya narik duit .. Indonesia memang surga investasi , 250 juta penduduk , 50 juta online , pasar menggiurkan .. Negara lain dan kaya tapi tidak mau invest di Indonesia ? Salah besar !

  3. ibnu - July 20, 2016 Reply

    perusahaan asing bisa aja mematikan ukm2 di indonesia nantinya, secara mereka punya database barang2 yang sering di perjualbelikan, mereka catat trus bikin merk mereka sendiri deh, sekarang aja mereka jual barang lokal buat survei dan penetrasi pasar., ntar mah ukm kita mereka sikat..

Leave a Reply

Your email address will not be published.