Kurir tengah Malam *bukan horor*

Sebagai salah seorang bakul online, jasa ekspedisi/pengiriman macam tiki, jne, ataupun pos sudah jadi sangat akrab. Saking seringnya "silaturahim" sampai sampai diapali sama petugas konter, ataupun tukang parkir. Sebagai pedagang benih, jne dan pos adalah "tongkrongan" saya. Sebelum berangkat atau pulang kerja, sering harus mampir. Dan memang, di kedua tempat ini kita akan mudah menjumpai para asongan online. Dan sepengamatan saya di kota Malang, para online trader ini banyak juga yang ber aliran nocturnal. Alias sukanya ngirim malam-malam. Contoh sederhana di JNE, kalau siang kebanyakan yang ngirim sepertinya orang2 biasa yang tidak sering sering amat ngirim. Tapi giliran malam menyapa, yang datang orang bawa paket sekresek besar, satu tas, bahkan bawa karung. So kalau kamu ngirim cuman sebiji, mending besok paginya aja deh! Di kota saya, yang namanya JNE pusat image (bukan agen), bukanya sampai 24 JAM! Dan menurut pengakuan masnya yang jaga konter, ya ada saja tuh orang ngirim ngirim lepas tengah malam. Malah tambah banyak, katanya. Yang jaga kadang sampai ngantuk ngantuk! Apalagi saya yang ngirim. Saat mulai berkecimpung di dunia jualan, pos di kota saya dulu sempat juga buka sampai jam 11 malam. Catat... jam sebelas malam! Andai ini jne yang swasta saya gak heran, lah ini bumn, punya pemerintah. Saya sempat sinis juga, "emang ada orang ngirim di waktu selarut itu?", dan qodarullah beberapa waktu kemudian saya tahu adabyang ngirim jam setengah 11 malam, dan orang itu adalah saya sendiri.. #eaaa. Lantas kemudian pos tak lagi selarut itu, surat biasanya maksimal jam 7 malam. Saya yang hobi ngirim malam2 sampai kadang harus keburu berangkat habisbmaghriban, biar suratnya masih katut di malam itu. Setelah itu hanya jne yang terkenal masih buka sampai malam. Agen jne di dekat rumah sampai setengah 10 malam, dan di pusat tetap 24 jam. Minggu pun jne tetap buka. Bener2 nih JNE! Tapi Alhamdulillah, kini ada kabar baik bagi para pos-er, karena pos sekarang per 1 oktober 2015 buka juga sampai jam 10 malam. Yups sampai 10 malam. Dan saya pun kembali senang karena berarti saya tak lagi perlu lagi pulang kerja lalu kesusu ke kantor pos. No more rush! Ini ceritaku soal shift pelapak malam malam. Kalau kamu? Bagi di komen ya.. image

Toni Tegar Sahidi

check me di http://sepatuterakhir.com/tentang-toni-tegar-sahidi/

2 comments to “Kurir tengah Malam *bukan horor*”

You can leave a reply or Trackback this post.
  1. windukid - November 4, 2015 Reply

    njirr kirain Horor

Leave a Reply

Your email address will not be published.