Belum Dicoba Sudah Menyerah
Sebagai seorang pengajar, mau tak mau saya pun sering berinteralsi dgn para mahasiswa. Ada yang menyenangkan, namun tak sedikit pula yang menjengkelkan. Nah diantara yang menjengkelkan adalah mereka yang tak punya daya dan semangat juang. Mereka yang salah satu mantra andalannya seperti ini : "Hanya sebatas ini kemampuan saya pak" "Saya gak bisa pak" "Mohon pengertiannya pak" Bahkan pernah di sebuah ujian akhir semester di satu mata kuliah, ada yang menuliskan kata kata seperti itu di lembar jawabnya. Di sebuah mata kuliah yg sebelumnya telah saya sampaikan topik soal ujiannya!!! Saya tahu dan sadar bahwa kemampuan manusia berbeda beda, namun kata kata kepasrahan seperti diatas tampak terlalu berlebihan, kenapa? Karena saya tahu mahasiswa yang bersangkutan belum berusaha sungguh sungguh. Jangankan Mencoba, bahkan sekedar mempelajarinya pun belum.... ketika mengumpulkan tugas, mereka memakai jurus copas dan copasedit dari temannya sambil berkata seperti tadi. Pernah saya memberi tugas seorang mahasiswa yang saya bimbing, petunjuknya saya kasih, materinya juga saya beri alamatnya untuk di download. Minggu depannya saya tagih, dan ia menjawab, "saya tidak bisa pak". Saya penasaran, mengingat materi saya terbilang sangat mudah dipahami, penasaran saya coba tanya, "sudah dibaca materi saya mas?" "Belum pak," jawabnya tanpa beban. Saya tanya lagi, "sudah didownload materi saya?" "Juga belum pak", jawabnya melengkapi kengenesan saya.... Materi belum dibaca, sudah duluan berkata "tidak bisa"... Jadilah hari itu, disamping saya, ia mendownload materi saya, membaca di tempat...mencoba beberapa hal, dan bisa! Saya tidak mengajarinya sedikitpun, hanya mengawasinya saja.... Orang orang yang seperti ini jumlahnya memang tidak seberapa,namun begitu ketemu, rasanya seperti tertusuk sembilu.... Dan lebih pedih lagi saat membayangkan mahasiswa2 seperti merekalah yang boleh jadi kelak akan mengisi pos pos penting di pemerintahan.... Jadi sebelum kita jauh jauh menyalahkan bobroknya pemerintahan kita, selayaknya juga kita bertanya, sudahkah penggantinya lebih baik? Ini tugas saya, anda, dan kita semua.... yang masih peduli dengan generasi muda, karena mereka pewaris indonesia